SIALANG PASUNG= normal baru di tengah pandemi Covid-19. Pembukaan Posyandu guna memenuhi hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Posyandu Teratai melaksanakan imunisasi balita didusun I, yang bekerjasama dengan Bidan Desa dan Puskesmas Anak Setatah. Pengecekan tersebut dilakukan oleh bidan Desa yaitu Muslimah A.Md.Keb. dan di bantu oleh kader-kader Posyandu. Jum’at 17/07/2020
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menjaga kesehatan dan memberi pelayanan khusus balita dan ibu hamil. Dalam kegiatan posyandu ini ada beberapa pelayanan khusus yang di berikan kepada anak balita diantaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vaksin,Vitamin, dan pemberian makanan tambahan serta pemeriksaaan ibu-ibu hamil.
Angka kesakitan atau kematian bayi, bisa dicegah sejak dini melalui aktivitas di posyandu. “Begitu ketahuan ada masalah anak, misalnya gizi kurang, apa lagi stunting (kekerdilan), maka tidak boleh ada kata berhenti pelayanan meskipun saat pandemi Covid-19,” ujar Muslimah
Bidan Desa sialang Pasung, menjelaskan jika pelayanan di posyandu tidak dilakukan, hal yang akan terjadi antara lain masyarakat tetap takut berhadapan dengan tenaga kesehatan dan puskesmas. “Kalau sudah takut, jadi tidak ada yang memantau tumbuh kembang anak. Ketika ada masalah maka tidak akan terselesaikan,”
anak di bawah usia dua tahun mendapatkan prioritas pelayanan karena pada usia tersebut tumbuh kembang mereka harus optimal. Ia mengharapkan posyandu melayani imunisasi, menekan angka gizi buruk, kekerdilan, dan masalah kesehatan anak lainnya.
Di tengah pandemi virus, pihaknya meminta tenaga kesehatan hingga kader dipersiapkan sebaik mungkin dalam pelayanan kepada masyarakat, yakni mengenakan APD, mengikuti prosedur protokol kesehatan, dan berperilaku hidup bersih serta sehat. “‘New normal’ (normal baru) posyandu artinya menerapkan kebiasaan baru, sesuai dengan prosedur protokol kesehatan, nakes (tenaga kesehatan), dan kader pakai APD karena potensi penularan virus tetap ada.