SIALANG PASUNG.– Ditengah Pandemi Covid -19 salah Satu masyarakat di Dusun IV RT 013 RW 005 Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti yang biasa dikenal sebagai Kepala Dusun (Kadus) M. Nursodikin membuat inovasi untuk membudidayakan ikan lele, karena dapat menjadi usaha alternatif yang strategis saat ini. Senin (27/07/2020)
Budidaya ikan lele ini sebagai salah satu bahan makanan yang diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan di suatu Daerah khususnya di Desa Sialang Pasung Dan sekitarnya.
“Jumlah Bibit ikan Lele 500 ekor, dengan harga 380 rupiah per-ekornya. dengan luas kolam sebesar 1,8×3 m², lokasi di belakang rumah dan kolamnya terbuat dari terpal, setiap minggunya air tersebut diganti agar airnya tidak bau, makanannya adalah pelet dan daun pepaya (sebagai jamu untuk daya tahan tubuh ikan lele tersebut),” Ujar M. Nursodikin
“Lagi pula, saya berpikir ikan lele ini sebagai salah satu alternatif lauk makanan, juga banyak diminati kalangan masyarakat serta ketahanannya juga cenderung lebih kuat dibanding ikan-ikan air tawar lain,” Ungkapnya.
Saya berharap semoga budidaya ikan Lele ini dapat berkembang dengan baik. dan menjadi motivasi untuk masyarakat lainnya.