Penyuluhan TBC dan Penyakit Menular di Desa Sialang Pasung

SIALANG PASUNG.- Pemerintah Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat melaksanakan Penyuluhan Tuberkulosis (TBC) dan Penyakit Menular Tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit menular. Senin (28-12-2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Rangsang Barat Jefri S.Ip, Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto, narasumber dari tenaga kesehatanpukesmas anak setatah, Ketua BPD, serta masyarakat peserta penyuluhan TBC.

Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan pemahaman tentang pencegahan penyakit menular di lingkungan Desa.

Sementara itu, Camat Rangsang Barat Jefri S.Ip, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini sangat bermanfaat untuk mendorong masyarakat menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, dan menerapkan pola hidup sehat. Ia juga menghimbau agar masyarakat membersihkan parit serta menghilangkan genangan air di sekitar rumah, terutama pada musim hujan, guna mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab penyakit.

Dalam sesi materi, Ali Rahmat menyampaikan penjelasan mengenai TBC dan penyakit menular lainnya. Penyebab dan gejala TBC, termasuk pentingnya mengenali batuk yang tak kunjung sembuh, Cara penularan dan upaya pencegahan sederhana di lingkungan rumah, seperti menjaga ventilasi udara dan etika batuk yang benar, Pentingnya pengobatan tuntas bagi penderita TBC untuk mencegah kekambuhan dan resistensi obat, sekaligus melindungi keluarga dan lingkungan sekitar.

Selanjutnya, Dr. Sahrul juga memaparkan berbagai jenis penyakit menular dan penyakit berbahaya dantaranya influenza, Demam Berdarah (DBD), Diare, Tuberkulosis (TB/TBC), cacar, Malaria, Muntaber, Penyakit Campak, Polio, Kolera, Pes, Tifus, Demam Kuning, Flu Spanyol.

Dengan adanya ini, diharapkan masyarakat Desa Sialang Pasung semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan demi terciptanya masyarakat yang sehat,sehingga angka penyebaran TBC dapat ditekan dan tercipta masyarakat yang sehat ,tangguh dan sejahtera.

PENYALURAN BLT DANA DESA TAHAP IV DI SIALANG PASUNG tahun 2025

SIALANG PASUNG – Pemerintah Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Selasa (9/12/2025) melaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap IV kepada 31 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto, Camat Rangsang Barat, Kasi Pemerintahan Kecamatan Rangsang Barat Helman Subri, Pendamping Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta seluruh warga penerima BLT-DD.

Penyaluran dimulai dengan foto simbolis, dilanjutkan penandatanganan bukti penerimaan, dan kemudian pencairan dana BLT-DD kepada masing-masing KPM. Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp.900.000, yang merupakan akumulasi dari bulan Oktober, November, dan Desember (Rp.300.000 per bulan).

Setelah menerima bantuan, masing-masing KPM didokumentasikan dengan memegang KTP dan uang yang telah diterima.

Kepala Desa Rudianto berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

“Bantuan BLT-DD ini kami harapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan   sehari-hari, terutama pembelian bahan pokok yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Rangsang Barat memberikan arahan kepada masyarakat agar bantuan digunakan secara tepat sasaran dan mendukung kesejahteraan keluarga penerima manfaat

Peyaluran Bantuan Sosial Berupa Beras dan Minyak Goreng Akhir Tahun 2025

SIALANG PASUNG.- Pemerintah Desa Sialang Pasung sukses melaksanakan penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Desa Sialang Pasung pada Senin, 8 Desember 2025, ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Sebanyak 513 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar dan diverifikasi menerima paket bantuan, masing-masing mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter.

Dalam penerimaan beras warga wajib memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Dalam penerimaan bansos tersebut warga wajib membawa KK (kartu Keluarga) dan KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) asli serta kartu atau kupon yang dikeluarkan oleh bulog.

Bantuan pangan diberikan oleh pemerintah untuk membantu meringankan ekonomi masyarakat yang tergolong kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. warga penerima bantuan beras merasa senang mendapatkan bantuan beras dan minyak, dan pemerintah berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan pengeluaran kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini juga  merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.