Gotong Royong Bersihkan Jalan Poros Penghubung Ke Kecamatan

 

 

 

 

 

 

 

Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Desa Bersama Aparat Desa melaksanakan kegiatan gotong royong dengan membersihkan badan jalan dari rumput-rumput liar yang menghalangi jalan, mengingat jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Desa Sialang Pasung Ke Kecamatan. ( Jumat, 01/03/2019 )

Dengan kegiatan gotong royong tersebut, jalanan yang sebelumnya dipenuhi oleh rumput liar, kini menjadi tampak lebih bersih sehingga semakin mempermudah masyarakat dalam beraktifitas serta lebih nyaman apabila warga mengendarai kendaraan bermotor karena jalan sudah dibersihkan.

” Kegiatan gotong royong seperti ini rutin kita lakukan, selain untuk menjalin hubungan Kekeluargaan dengan Perangkat Desa dan juga mempeerat tali silaturahim, Kegiatan ini akan kami lanjutkan pada jumat depan dikarenakan ada yang belum siap kami tebas. Kata Rudianto Kepala Desa Sialang Pasung

Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto menegaskan bahwa ” kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan oleh anggotanya merupakan salah satu bentuk nyata bahwa kami selalu aktif di tengah masyarakat karena kami adalah bagian dari masyarakat tersebut, beliau juga berpesan kepada seluruh Aparatnya untuk terus jalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat agar wilayah Sialang pasung selalu dalam keadaan aman”. Ucapnya.

Warga Bersama Aparat Desa Gotong Royong Bersihkan Masjid Al-Muttaqin

Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Warga Bersama Aparat Desa melaksanakan kegiatan bersih bersih Masjid Al-Muttaqin, Dengan semangat dan jiwa kekeluargaan, warga dan aparat yang ikut  tampak bersemangat melaksanakan kegiatan bersih-bersih Masjid Al-Muttaqin secara gotong royong. Khamis (28/02/2019).

“Mulai dari membersihkan sampah sisa-sisa pembangunan Masjid, membersihkan kuburan yang rumputnya sudah meninggi, pengepelan lantai masjid tempat wudhu Kamar mandi Masjid Al-Muttaqin ini. kami pun akan melanjutkan kegiatan ini pada sore nanti bersama Warga dan Aparat Desa”. Kata Jamal Selaku Kepala Dusun I

Menurut Jamal, kegiatan gotong royong ini merupakan kegiatan yang sudah sejak dulu dilakukan masyarakat Desa Sialang Pasung. Budaya gotong royong seperti ini harus selalu di lestarikan. Usai bergotong royong bersama, masyarakat dan Aparat Desa yang ikut serta dalam kegiatan ini beristirahat dan ngobrol-ngobrol untuk gotong royong yang akan dilanjutkan nanti sore.

 

 

MESKI HARGA PINANG TIDAK NORMAL, TIDAK MENJADI PENGHAMBAT BAGI PETANI PINANG

Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Para petani Pinang Desa Sialang Pasung dalam dua bulan terakhir ini mengalami sedikit penurunan harga. itu disampaikan Johan Syaifullah satu diantara petani pinang Desa Sialang Pasung.

Dia mengatakan harga pada tahun lalu untuk buah pinang Rp. 15.000 per Kg. Itu menurutnya tidak semua buah pinang dibeli dengan harga yang sama. Harga pun sekarang tidak stabil kita lihat dari pasaran juga.

“Kita menjual itu rata-rata yang benar benar  kering itu sekitaran harga Rp 11.000 per kilogram. Itu kualitas yang bagus. untuk yang belum benar kering kisaran harga Rp.9000 perkilonya. ujarnya saat ditemui selasa (26/02/2019) Lebih lanjut, diamenceritakan bahwa buah pinang yang itu lalu dikupas, jemur dan kemudian baru dijual lagi ke penampung pinang. yang jelas dibelah pagi ini, lalu dijemur insyaallah cuaca mendukung pinang akan kering pada esok sore katanya.

Ia berharap agar kondisi lancarnya pemasukan buah pinang saat ini, juga berimbas pada harga jual buah pinang.

“Iya maunya kita, harga naik minimal seperti tahun lalu. Apalagi sekarang pemasukan buah pinang juga lancar, kalo para penampung mengambil dengan harga yang mahal harganya pasti ada kemungkinan harga naik. Jadi dampaknya bukan hanya kita sebagai petani, tetapi juga ke penampung, “Ujarnya”.

KEGIATAN PKK MEMBUAT BUNGA DARI SISIK IKAN

Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti. Ibu-ibu PKK Desa Sialang Pasung kembali mengadakan kegiatan, dengan membuat atau merangkai bunga dari sisik ikan (21/02/2019). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Sialang Pasung yang langsung diajari Ibu Mariana.

Acara ini dihadiri Ibu Kepala Desa Ibu Sri Kinarsih, Ibu Sekretaris Desa Ibu Misriana, Ketua Pokja II Murniati dan juga dihadiri ibu-ibu anggota PKK. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh ibu-ibu yang hadir pada kegiatan tersebut.

“ Kami pun berharap ada kelanjutan dari kegiatan yang sudah diajarkan oleh Ibu Mariana seperti jenis bunga dari bahan yang berbeda. Agar hasil kami belajar dengan Ibu Mariana  dapat dipraktekkan di sekitar halaman-halaman rumah kami jika ada yang mau belajar” . Kata Yuliana yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini Ibu-ibu dapat mengambil kesimpulan, dari barang-barang yang tidak terpakai atau tidak digunakan lagi, dan dapat didaur ulang menjadi barang yang berharga. Sehingga Desa Sialang Pasung menjadi bersih dan menjadi Desa Impian bagi semua orang, ini yang menjadi impian Kepala Desa dan juga warga desa Sialang Pasung.

Gelombang Tinggi Menyebabkan Abrasi Hingga Sampai Diujung Jalan

Abrasi di pesisir pantai Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Semakin parah. Warga yang tinggal berdekatan dengan laut di desa tersebut mulai gelisah lantaran jika air laut terus menerjang dan mengikis jalan itu.(20/02/2019)

Dulu jalan ini sampai diujung pantai, seiring waktu terus bergulir, air pasang yang tinggi membuat jalan ini tenggelam dan juga gelombang yang mengikis pantai sehingga membuat jalan tersebut putus dihantam gelombang.

“Sebelumnya kami telah menanam bibit alam yang ditanam di sekitar pantai yang terkena dampak abrasi, Tetapi ada sebagian yang hidup dan kebanyakannya mati. Harapannya kami memohon kepada pemerintah dibuatkanlah batu batuan yang menjadi penghambat  gelombang yang menghantam pesisir pantai. Kalau itu lebih kuat. Sebaiknya bisa direalisasikan secepatnya,” harapan Mahzumi (45) saat di jumpai di Pondok Nelayan.

Mahzumi pun menambah, Gelobang tinggi akan terjadi disaat Kapal Ferry yang melintasi perairan Desa Sialang Pasung, dan juga disaat angin musim Selatan akan menimbulkan angin yang kencang sekaligus juga gelombang yang tinggi yang langsung berhadapan dengan pesisir pantai Desa Sialang Pasung.

MALAM PENUTUPAN STQ KE V DESA SIALANG PASUNG

Desa Sialang Pasung, 16 Februari 2019 Penutupan Seleksi Tilawatil Quran (STQ)tahun 2019 tingkat Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti. berlangsung sukses dan meriah. walaupun acara sampai larut malam tidak menjadi penghalang bagi warga yang antusias melihat persembahan-persembahan yang dilakukan anak-anak Desa Sialang Pasung.

Penutupan STQ tingkat Desa pun turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Bapak Muzamil, Tokoh Agama, Kasubag DPRD Bapak Abdul Gapur, Sekcam Rangsang Barat Ibu Sri Wahyuni Dan Bapak-Bapak Ibu-Ibu yang hadir pada malam penutupan STQ.

Dimana, Kades Sialang Pasung, Rudianto resmi menutup STQ tingkat desa bersama Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Bapak Muzamil beserta Ibu Sekcam Rangsang Barat Sri Wahyuni pada sabtu malam minggu (16/02/2019).

Kepala Desa merasa sangat bangga kepada Warga Dusun 5 yang telah bersusah payah untuk mensukseskan acara STQ tingkat desa ini. “Dan tidak lupa juga dukungan dari perangkat Desa Sialang Pasung yang juga ikut serta mensukseskan acara ini. Peserta yang ikut pada STQ ini sebanyak 73 Peserta dari Semua Golongan termasuk dari cabang tilawah dan cabang lainnya”. Kata M.Sodikin Sebagai Ketua Pelasana STQ. Wakil Ketua DPRD Bapak Muzamil menghimbau warga Desa Sialang Pasung untuk sukar membaca Al-Quran dan memahami isi Al-Quran sehingga menjadi penuntun kehidupan sehari-hari serta menjadi kebiasaan di kehidupan sehari-hari. Ujarnya.

BAHAGIANYA ANAK ANAK BERENANG AIR PASANG DI SUNGAI

Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti 13 Desember 2018. Anak Anak Desa Sialang Pasung terutama bagi anak laki-laki, baginya berenang di sungai merupakan kegiatan yang paling disukai apalagi berenang beramai-ramai di sungai. Dan dengan musim sekarang yang naiknya air pasang di halaman-halaman warga. Ini yang membuat anak-anak sangat suka apalagi dengan ramainya teman-teman yang berenang. tetapi kekurangnya adalah dengan kurangnya pengawasan orang tua ini yang bisa menimbulkan bahaya karena kita belum tau resiko berenang di sungai tanpa pengawasan orang tua.